Kusta
adalah penyakit dari jaman dulu yang sering kali orang menganggapnya dengan
penyakit kutukan dari Tuhan, makanya orang yang menderita penyakit kusta selalu
dijauhi dan dihina. Untuk penyakit kusta sendiri adalah penyakit yang menyerang
sistem saraf dan jaring kulit yang menyebabkan kekebalan permanent dan
menciutnya organ tulang dan saraf pada sisi organ penderita. Penyakit kusta
disebabkan oleh bakteri( ulet) yang sangat kebal dengan kondisi tubuh manusia, dan
hampir sama dengan kuman dimana penyakit TBC(tuberculosis) berjangkit. Cara
penyakit kusta biasanya terdapat pada cairan tubuh pada penderita seperti
ludah, cairan air mani, maupun hubungan langsung dengan penderita.
Komitmen
bagi diri sendiri terhadap penyakit kusta ialah menjaga kondisi diri dari
tempat tempat kotor, tidak sembarangan dalam meminum dan memakan sesuatu,
menjaga sendiri terhadap kondisi tubuh, seperti mencuci tangan sebelum
aktivitas apapun dan mandi rutinitas. Komitmen ini sangat baik untuk diri
sendiri dan mengajarkan sesame dalam menjaga kebersihan diri sendiri dan
lingkungan dimana semua penyakit bias berjangkit dimana saja.Karena sangat
dimungkinan penyakit kusta berjangkit dilingkungan yang kotor, tetapi untuk
jaman sekarang dan tinggal didaerah perkotaan seperti Jakarta, sudah mulai
jarang dalam sisik populasi penderita penyakit kusta. Tetapi baiknya , kita
tetap waspada dan jaga kebersihan. Toh, menjaga kebersihan bagi diri sendiri
tidak ada ruginya sama sekali.
Terkadang
kebanyakan orang bingung dalam bersosialisasi dengan penyakit kusta tersebut.
Mudah tetapi harus teliti, dalam arti sebelum kita melakukan pendekatan
terhadap penyakit itu dan penderita, kita harus siap dalam menghadapi
kemungkinan yang ada, seperti minum vitamin sebelumnya, kondisikan diri kita
fit, cuci tangan, pakailah anti septik, dan perlu diingat jangan campur dengan
minuman maupun makanan dengan orang lain. Untuk berkualitasnya sosialisasi
untuk penyakit kusta, perlu disiapkan untuk metode penyembuhan bagi penderita
penyakit kusta. Selagi kita menghormati mereka, tetapi kita juga melakukan
tindakan yang konkrit untuk mereka bagi penderita kusta.
No comments:
Post a Comment